Postingan

Remaja Rentan Tertular HIV/AIDS, Ini yang Perlu Diketahu

Remaja berpotensi tinggi terhadap risiko penyakit menular seksual seperti HIV/AIDS karena faktor perilaku dan perkembangan emosionalnya. Ini menjadi hal penting bagi orangtua untuk memiliki percakapan yang lebih terbuka tentang seksualitas yang sehat dengan anak-anak mereka. Apalagi, norma dan gaya hidup sosial telah berubah dan lebih banyak remaja terpapar materi seksual, serta akses yang lebih mudah ke pasangan seksual melalui internet. Dalam beberapa tahun terakhir, Klinik Departemen Pengendalian Infeksi Menular Seksual (DSC) di Singapura menemukan, bahwa beberapa pasien yang terinfeksi penyakit menular seksual berusia sekitar 14 tahun. Di Indonesia, hingga 2018, pengidap HIV pada anak dan remaja (di bawah 19 tahun) terus bertambah, mencapai 2.881 orang. Jumlah tersebut meningkat dari tahun 2010, yaitu sebanyak 1.622 anak terinfeksi HIV Secara umum, cara penularan enam dari sembilan kasus pada kelompok usia 15-19 tahun adalah melalui aktivitas seksual di kalangan homoseksual atau bi...

Diabtes Tipe 2 - Gejala, Penanganan, dan Pengobatan

 Pengertian Diabetes tipe 2 Diabetes tipe 2 adalah penyakit yang membuat kadar gula darah meningkat akibat kelainan pada kemampuan tubuh untuk menggunakan hormon insulin. Diabetes tipe 2 merupakan jenis diabetes yang paling sering terjadi. Insulin adalah hormon yang membantu gula darah (glukosa) masuk ke dalam sel tubuh untuk diubah menjadi energi. Hormon ini diproduksi oleh pankreas ketika seseorang makan. Pada diabetes tipe 2, tingginya kadar gula darah terjadi akibat resistensi insulin, yaitu kondisi sel ketika tubuh tidak dapat menggunakan hormon insulin dengan baik. Di seluruh dunia, diperkirakan 1 dari tiap 11 orang dewasa terkena diabetes. Dari jumlah tersebut, 90 persen di antaranya menderita diabetes tipe 2. Selain orang dewasa, diabetes tipe 2 juga bisa diderita anak-anak dan remaja. Penyebab dan Gejala Diabetes Tipe 2 Penyakit diabetes tipe 2 terjadi ketika tubuh tidak mampu menggunakan insulin dengan normal. Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang u...

Pandemi Covid 19 Dan Pencegahan

     Pada akhir tahun 2019 dunia sedang menghadapi masalah besar. Berawal dari munculnya suatu wabah penyakit yang disebabkan oleh virus corona atau yang akrab disebut Covid 19, hampir semua aspek kehidupan mengalami perubahanperubahan yang semakin hari semakin mengkhawatirkan, mendebarkan seluruh isi dunia. Covid-19 telah menjadi perhatian publik sejak kemunculannya terdeteksi di Tiongkok di kota Wuhan Provinsi Hubei untuk kali pertama di awal tahun 2020. Meninggalnya ribuan jiwa akibat virus ini membuatnya menjadi pusat perhatian banyak negara, termasuk Indonesia sehingga WHO tanggal 11 Maret 2020 menetapkan wabah ini sebagai pandemi global. Pandemi COVID-19 terbukti telah memberikan tekanan pada kondisi ekonomi dan sosial di Indonesia sejak akhir tahun 2019. Dampak ekonomi ini berdampak luas di seluruh wilayah Indonesia. Perekonomian masing-masing daerah terancam, ditambah dengan kondisi daerah yang lebih buruk dari sebelumnya. Karena hal tersebut, pemerintah Indonesia...

Kejang Demam Pada Anak, Kenali Penyebab dan Penanganannya

 Kejang demam atau biasa dikenal sebagai step, pada anak adalah hal yang dikhawatirkan dan ditakutkan oleh para orang tua. Kondisi kejang ini muncul ketika demam sudah terbilang tinggi dengan ditandai kejang-kejang, mata mendelik, dan terkadang lidah tergigit.  Jika dilihat kejang demam adalah kondisi yang menakutkan. Namun, secara umum kejang demam tidak berbahaya dan akan hilang sendiri seiring pertambahan usia si Kecil.  Mari mengenal apa itu kejang demam atau step, penyebab dan bagaimana cara mengatasinya berikut ini.  Apa itu kejang demam (febris konvulsi)? Kejang demam adalah bangkitan kejang yang terjadi pada kenaikan suhu tubuh yang disebabkan oleh suatu proses ekstrakranium atau terjadi di luar sistem saraf pusat atau otak.  Umumnya kejang demam sekitar 2% sampai 4% anak berumur antara 6 bulan sampai 6 tahun. Kejang yang terjadi pada anak saat mengalami demam tinggi ini dapat berlangsung beberapa detik atau hingga 15 menit yang umumnya diikuti dengan ka...